Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Makna Bait Ke 16 Nadhom Aqidatul Awamm Tentang Kisah Nabi Adam

 Ngaji Kitab Aqidatul Awam 16-1


قال المؤلف رحمه الله تعالى:

هم آدم إدريس نوح هود مع # صالح وإبراهيم كل متبع 

"Mereka adalah Adam, Idris, Nuh, Hud, Shalih, Ibrahim, seluruh mereka diikuti"

Penjelasan

As Syaikh Ahmad al Marzuki menyebutkan nama-nama para Nabi yang wajib bagi setiap mukallaf untuk mengetahuinya. Karena nama-nama mereka telah disebutkan dalam Al Qur'an dan hadits.

Nama-nama Nabi yang wajib diketahui adalah:

1. Nabi Adam Alaihissalaam, beliau adalah manusia pertama yang diciptakan oleh Allah ta'ala. Karena itu beliau bukan hanya yang pertama, tetapi juga Rasul pertama.

Apabila beliau bukan seorang Rasul (sebagaimana tuduhan dan pemahaman orang Wahhabi) siapakah yang berdakwah kepada anak-anak dan cucu nabi Adam, jika tidak ada apakah mereka hidup tanpa aturan sebagaimana binatang?! . 

والعياذ بالله

Allah ta'ala berfirman:

إِنَّ ٱللَّهَ ٱصۡطَفَىٰۤ ءَادَمَ وَنُوحࣰا وَءَالَ إِبۡرَ ٰ⁠هِیمَ وَءَالَ عِمۡرَ ٰ⁠نَ عَلَى ٱلۡعَـٰلَمِینَ

[Surat Ali 'Imran 33]

"Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga Imran (menjadi Nabi) atas alam semesta" 

Nabi Adam adalah seorang nabi dan Rasul yang tampan wajahnya, tingginya 60 hasta dan lebarnya 7 hasta.

Rasulullah ﷺ bersabda:

كان آدم ستين ذراعا طولا في سبعة أذرع عرضا

"Nabi Adam itu tingginya 60 hasta dan lebarnya 7 hasta" HR Ahmad. 

Waspadalah terhadap Teori Darwin

Pendapat menyimpang yang mengatakan bahwa Manusia Pertama yaitu Nabi Adam, itu seperti kera sebagaimana diyakini oleh penganut dan pengikut teori Darwin, bahwa manusia berasal dari kera. Naudzubillah.

Teori Darwin bertentangan dengan firman Allah ta'ala:

لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَـٰنَ فِیۤ أَحۡسَنِ تَقۡوِیمࣲ

[Surat At-Tin 4]

"Benar-benar telah Kami (Allah) ciptakan manusia dalam bentuk yang terbaik". 

Rasulullah ﷺ bersabda:

ما بعث الله نبيا الا حسن الوجه حسن الصوت وكان نبيكم حسن الوجه حسن الصوت

"Tidaklah Allah mengutus seorang Nabi (dan seluruh para Nabi) kecuali tampan wajahnya, merdu suaranya, dan nabi kalian itu (Nabi Muhammad) Paling tampan wajahnya dan merdu suaranya" HR at Tirmidzi.

Catatan: Jadi, Tidak boleh mengajarkan Teori Darwin di sekolah-sekolah atau kampus.

Penciptaan Nabi Adam Alaihissalaam

Nabi Adam Alaihissalaam diberi banyak keistimewaan. Semua para Nabi Allâh juga istimewa. Para Nabi lebih baik daripada ciptaan lainnya. Semua Nabi memiliki sifat manusia terbaik. Mereka adalah Muslim sepanjang hidup mereka. Semua Nabi tidak pernah melakukan kekufuran, atau melakukan dosa besar, berbohong, menipu, mengkhianati, atau melakukan dosa besar lainnya, baik sebelum dan sesudah menerima Kenabian. Semua Nabi juga tidak pernah melakukan dosa kecil yang menurunkan derajat kenabiannya. Oleh karena itu, para Nabi adalah dan merupakan contoh sempurna bagi kita untuk diikuti. 

Penciptaan Nabi Adam adalah penciptaan jenis terakhir yaitu manusia dari seluruh makhluqNya. Dan Penciptaan Nabi Adam terjadi pada jam terakhir dari enam hari terakhir, yaitu hari Jumat. Nabi  Muhammad Sallallâhu ^alayhi wa Sallam, mengatakan bahwa Jumat adalah hari terbaik; inilah hari dimana Adam diciptakan.

Pada Saat penciptaan Nabi Adam, Allâh memerintahkan seorang Malaikat untuk mengumpulkan tanah dari Bumi dengan warna yang berbeda; putih, hitam, merah, dan kuning. Serta jenis tanah yang lembut, kuat, baik dan buruk, dan apa yang ada di antaranya. Hal ini membuat anak-anak Nabi Adam datang seperti tanah: hitam, putih, kuning dan apa yang ada di antaranya. Dan keturunan Nabi Adam memiliki sifat yang keras dan lembut dan apa yang ada di antaranya. Demikian itu telah diriwayatkan oleh Ibn Hibban. Kemudian Malaikat membawa tanah dari Bumi tersebut ke Surga. Dan kemudian Nabi Adam tercipta dari tanah liat tersebut sebagai orang dewasa, bukan sebagai bayi.

Nabi Adam disebut "Adam" karena beliau diciptakan dari tanah Bumi, yang disebut Adimul-^Ard dalam bahasa Arab. Allâh menciptakan Nabi Adam dalam bentuk manusia yang sempurna.

Allâh menciptakan dan membuat nyawa memasuki dalam wujud tubuh Nabi Adam, setelah itu Nabi Adam menjadi hidup dengan darah dan daging. Allâh memberkahi Nabi Adam dengan banyak pengetahuan, tanpa belajar dari seorang guru. Hal pertama yang Adam lakukan adalah bersin. Dan hal pertama yang Nabi Adam katakan adalah; "Al-Hamdulil-Lâhi Rabbil- ^Âlamîn" (pujian dan syukur kepada Tuhan, Tuhan semesta alam).

Allâh memerintahkan para Malaikat untuk *bersujud kepada Adam, dan mereka semua melakukannya. Sujud ini maksudnya adalah para malaikat memberikan salam dan hormat kepada Nabi Adam, jadi bukan lah sujud menyembah.

Allâh memerintahkan para Malaikat untuk bertanya kepada Nabi Adam tentang nama-nama segala sesuatu. Para malaikat menyadari bahwa mereka tidak memiliki pengetahuan itu, dan bahwa Nabi Adam diberi pengetahuan tentang hal-hal itu. Kemudian Allâh memerintahkan Nabi Adam untuk memberi tahu para Malaikat tentang nama-nama benda. Inilah bagaimana para malaikat tahu bahwa Nabi Adam lebih baik dari jenis mereka.

Para ulama mengatakan bahwa para Nabi dan Rasul lebih tinggi derajatnya dari semua Malaikat. Malaikat istimewa seperti Jibril dan Mika'il lebih baik daripada para Awliya’, juga di antara manusia biasa dan para Jinn Muslim. Awliya’ lebih baik daripada malaikat lain yang tidak memiliki peringkat khusus.

Nabi Adam juga telah mengetahui nama-nama segala sesuatu yang ada di bumi, dan mengetahui semua bahasa. Allah ta'ala berfirman:

وَعَلَّمَ ءَادَمَ ٱلۡأَسۡمَاۤءَ كلها

[Surat Al-Baqarah 31]

"Dan Allah telah mengajari Adam nama-nama seluruhnya".

Nabi Adam -alaihissalam- merupakan abul basyr (asal dari manusia) dan ia merupakan jenis makhluk terakhir yang diciptakan Allah (setelah tercipta air, arasy, al qalamul a'la, al lauhul mahfuzh, langit dan bumi dan lainnya). 

Nabi Adam diciptakan pada hari jumat, dan ia diciptakan dari jenis-jenis tanah yang berada di bumi; baik dari tanah yang berasal dari dataran tinggi, rendah atau antara keduanya; baik dari tanah yang berwarna hitam, merah, putih dan warna-warna antara warna tersebut.

Oleh karena dari asal terciptanya Nabi Adam terlahirlah anak cucu Adam dengan keadaan yang berbeda-beda. Ada yang berwarna kulit putih, hitam dan antara keduanya. 

Di antara anak cucunya ada yang mukmin dan ada yang kafir, ada yang shalih dan ada yang thalih (bejat), ada yang 'ashin (pelaku maksiat) dan ada yang bertakwa.

Pada zaman Nabi Adam tidak pernah terjadi kekufuran, Hanya saja terjadi pada zamannya dosa besar yaitu pembunuhan, pembunuhan yang terjadi pada Qabil yang membunuh saudaranya Habil. Kekufuran tidak pernah terjadi pada zaman Nabi Adam sebagaimana tidak pernah terjadi pada zaman Nabi Syits dan Nabi Idris, karena kekufuran pertama terjadi setelah wafatnya Nabi Idris -alaihissalam-.

Kekufuran pertama terjadi adalah kesyirikan atau penyembahan kepada selain Allah. Selanjutnya Allah mengutus Nabi Nuh sebagai nabi pertama yang diutus untuk orang-orang kafir.

Intaha

Allah Ada Tanpa Tempat

Posting Komentar untuk "Makna Bait Ke 16 Nadhom Aqidatul Awamm Tentang Kisah Nabi Adam"