Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Makna Bait Ke 18 Nadhom Aqidatul Awamm Kisah Nabi Ilyasa' 'Alaihissalaam

 Ngaji Kitab Aqidatul Awam 18-3


قال المؤلف رحمه الله تعالى:

شعيب هارون وموسى واليسع # ذو الكفل داود سليمان اتبع

"Syu'aib, Harun, Musa dan Ilyasa', Dzulkifli, Dawud, Sulaiman".

Penjelasan

Nama-nama Nabi yang wajib (kifayah) diketahui adalah:

16. Nabi Ilyasa' 'Alaihissalaam

Sebelum kami kisahkan Nabi Ilyasa', kami kisahkan Nabi setelah wafatnya Nabi Musa, beliau adalah muridnya Nabi Musa.

NABI YUSHA^ ^Alayhi Salaam

Setelah Nabi Musa wafat, Allâh mengangkat Nabi Yusha^ Ibn Nun sebagai Nabi. Dikatakan bahwa dia berasal dari keturunan Nabi Yusuf.

Ketika Yusha^ masih muda, dia adalah laki-laki yang menemani Nabi Musa ketika pergi untuk mencari Al-Khadir.

Kemudian Nabi Musa meminta Yusha^ untuk pergi terlebih dahulu untuk berperang melawan orang-orang kafir yang dzalim dan kejam. Yusha^ pergi ke Jericho (Ariha) dan memerangi para tiran yang dzalim tersebut. Para tiran itu berasal dari bani Sam, tetapi bukan orang Arab.

Nabi Yusha^ memimpin Bani Israel sampai wafatnya, setelah Nabi Musa. 

Nabi Yusha' bukanlah seorang Rasul, tetapi dia adalah seorang Nabi yang berpegang pada Kitab Taurah.

NABI ILYAS dan NABI IL-YASA^ Alaihimassalaam

Nabi Ilyas putra Yasin. Dikatakan bahwa dia berasal dari keturunan Nabi Harun.

Allâh mengutusnya sebagai Nabi kepada Bani Israel setelah wafatnya Nabi Hizqil.

Beberapa ulama salaf mengatakan bahwa Hizqil adalah seorang Nabi dari Bani Israel. Juga Ash^iya dan Armiya dikatakan sebagai Nabi.

Setelah wafatnya Nabi Hizqil, Bani Israil menentang Kitab Taurah. 

Allâh mengirim Nabi Ilyas kepada kaum bani Israel. Nabi Ilyas mengajak orang-orang untuk menyembah Allâh dan taat kepada-Nya. Dia melarang mereka menyembah berhala.

Disebutkan, bahwa kaum Nabi Ilyas adalah orang-orang Ba^labakk (Baalbek), di Lebanon, dan nama dari berhala itu adalah "Ba^l."

Sebagian besar kaumnya menolak seruan Nabi Ilyas dan hanya sedikit yang beriman. Di antara orang yang beriman adalah IlYasa^. 

Setelah wafat Nabi Ilyas, Allâh mengangkat IlYasa^ menjadi seorang Nabi meneruskan perjuangan Nabi Ilyas. Nabi IlYasa^ memerintahkan mereka untuk taat dan menyembah Allâh, dan meninggalkan kemusyrikan.

Nabi Ilyasa' adalah keturunan nabi Yusuf ibn Ya'qub ibn Ishaq ibn Ibrahim. Beliau diutus menjadi seorang nabi setelah nabi Ilyas.

Allah ta'ala berfirman:

وَٱذۡكُرۡ إِسۡمَـٰعِیلَ وَٱلۡیَسَعَ وَذَا ٱلۡكِفۡلِۖ وَكُلࣱّ مِّنَ ٱلۡأَخۡیَارِ

[Surat Shad 48]

"Dan sebutlah Ismail, Ilyasa' dan Dzulkifli, semuanya termasuk orang-orang pilihan".

Intaha

Bersambung

الله موجود بلا مكان

Allaah Ada Tanpa Tempat

Posting Komentar untuk "Makna Bait Ke 18 Nadhom Aqidatul Awamm Kisah Nabi Ilyasa' 'Alaihissalaam"