11 Bus Gratis untuk Santri Balik Pondok Lirboyo
Kendal - Pada Sabtu 4 April 2026 sore, 558 santri dari Kabupaten Kendal kembali ke Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur, menggunakan bus gratis. Secara bersamaan, 11 bus berangkat dari Stadion Utama Kendal.
Pemerintah Kabupaten Kendal dan Baznas Kendal memberikan bus gratis kepada santri yang mondok di Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur. Setelah libur Ramadan dan Idulfitri di kampung halaman mereka, para santri harus kembali ke pondok pesantren.
Pj Sekda Kendal Agus Dwi Lestari, didampingi Ketua Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) Kabupaten Kendal, KH Subhan Idris, melepas rombongan bus. Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Kendal KH Mukhammad Mustamsikin, dan sejumlah ulama juga menghadiri pelepasan bus rombongan santri.
Menurut KH Subhan Idris, ketua Himasal Kabupaten Kendal, bus gratis ini sudah ada sejak tahun 2020. Sejak saat itu, Pemkab Kendal selalu menyediakan bus gratis setiap tahun untuk santri asal Kabupaten Kendal yang kembali ke pondok pesantren Lirboyo Kediri.
Menurutnya, fasilitas bus gratis ini beroperasi secara rutin sejak tahun 2020. Ada kemungkinan bahwa biaya transportasi para santri akan dikurangi dengan menyediakan layanan bus gratis ini.
Salah satu dari sekitar 600 santri yang mengikuti rombongan bus gratis berjumlah 558 santri, menurut Subhan. Dia berharap bus gratis tersedia setiap tahun.
Harapannya adalah agar harapan wali santri dan Himasal diadakan setiap tahun rutin, karena ini sangat membantu. Menurut Nur Salim, ayah santri Fatihatul Huda, yang tinggal di Desa Kedungsuren, Kecamatan Kaliwungu Selatan, putranya telah mengikuti rombongan bus gratis yang disediakan oleh Pemkab Kendal selama dua tahun terakhir.
Dia berharap bus gratis ini tetap ada setiap tahun karena membantu orang tua wali santri mengatasi beban finansial mereka. “Jika naik bus sendiri biayanya Rp170 ribu, jadi fasilitas bus gratis ini sangat membantu meringankan beban orang tua, terutama bagi mereka yang kondisinya tidak mampu,” katanya.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengimbau seluruh siswa untuk meningkatkan semangat mereka untuk belajar dengan sungguh-sungguh. Dia juga meminta mereka untuk mempertahankan reputasi Kabupaten Kendal dan persaudaraan sesama siswa.
Dalam sambutan yang disampaikan oleh Pj Sekda Kendal Agus Dwi Lestari, dia menyarankan untuk belajar dengan tekun, memperbanyak doa, mempertahankan reputasi Kabupaten Kendal, mempertahankan persaudaraan sesama santri, dan terus berkomunikasi dengan orang tua.
Dengan belajar di pondok pesantren, para santri diharapkan menjadi individu yang berbudi luhur. Setelah kembali ke rumah, menjadi orang yang baik untuk lingkungan dan bekerja sama untuk membangun Kendal yang lebih baik.(Red)
